Panduan Keluar Rumah Islami
Prinsip Dasar Ibadah Muslim di muka bumi ini Adab Maka Indahnya
Hikmah Keluar Rumah dengan Adab: Mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, Mendapat petunjuk dan kemudahan dalam urusan,
Dijauhkan dari keburukan dan gangguan setan, Mendapatkan keberkahan dalam setiap langkah. Dengan mengamalkan adab dan doa keluar rumah, seorang muslim diharapkan dapat menjalani aktivitasnya dengan lebih tenang, terjaga, dan mendapatkan ridha Allah SWT
Pada dasarnya, ada empat tahap adab bepergian keluar rumah yang sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW.
1. Salat Sunah 2 Rakaat
Usahakan jika mau keluar rumah, lakukan salat sunah dua rakaat terlebih dahulu.
Pengertian salat sunah 2 rakaat ini bisa apa saja, bisa shalat sunah wudhu, shalat taubat atau shalat dhuha di pagi hari.
Dengan melakukan sholat sunah, Anda memohon pada Allah SWT agar terhindar dari kecemasan, kesulitan dan bencana.
Seperti sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:
“Jika kamu keluar dari rumah kamu dan melakukan sholat dua rakaat, maka akan melindungi kamu dari keburukan dan masalah di luar. Jika kamu memasuki rumahmu, lakukalah sholat dua rakaat, maka kamu akan terlindungi dari keburukan dan masalah di dalam”. (HR. Al-Bazzar)
2. Membaca Doa Keluar Rumah
Diriwayatkan oleh Anas Bin Malik Radhiyallahu Anhu, Rasulullah SAW bersabda apabila seseorang keluar dari rumahnya kemudian dia membaca doa keluar rumah, yaitu “Bismillahi, tawakkaltu ’alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah”.
3. Pandai Langit Sambil Berdoa
Selain membaca doa keluar rumah, nabi juga menganjurkan jika akan keluar rumah terlebih dahulu memandang ke langit dan membaca doa berikut, yaitu :
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ
“Allahumma inni a-’udzu bika an adhilla aw udholla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya”.
Artinya ; "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu, janganlah sampai aku tersesat atau disesatkan (oleh setan atau orang lain), tergelincir atau digelincirkan, berbuat zalim atau dizalimi, dan berbuat bodoh atau dibodohi (dijahili) oleh orang lain
4. Melangkah dengan Kaki Kanan
Ketika keluar rumah, jangan lupa melangkah dengan kaki kanan karena ini sunah.
Dari Aisyah Radhiyallahu Anha beliau berkata, “Nabi SAW menyukai memulai dari sebelah kanan saat mengenakan sandal menyisir rambut bersuci dan dalam semua urusannya”. (HR Bukhari)
5. Menjaga Abad saat berinteraksi




