Selasa, 27 Februari 2024

Tafsir Insyiqaq Ayat 1- 15

 

Tafsir Insyiqaq (Terbelah)

 Surah ke-84. 25 ayat. Makkiyyah

 


 

 

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ 

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 

 

 

اِذَا السَّمَاۤءُ انْشَقَّتْۙ 

Iżas-samā'unsyaqqat. 

Apabila langit terbelah


2

وَاَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْۙ 

Wa ażinat lirabbihā wa ḥuqqat. 

serta patuh kepada Tuhannya dan sudah semestinya patuh.


3

وَاِذَا الْاَرْضُ مُدَّتْۙ 

Wa iẓal-arḍu muddat. Apabila bumi diratakan,


4

وَاَلْقَتْ مَا فِيْهَا وَتَخَلَّتْۙ

 Wa alqat mā fīhā wa takhallat. 

memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,


5


وَاَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْۗ 

Wa ażinat lirabbihā wa ḥuqqat. 

serta patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh.


6

يٰٓاَيُّهَا الْاِنْسَانُ اِنَّكَ كَادِحٌ اِلٰى رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلٰقِيْهِۚ 

Yā ayyuhal-insānu innaka kādiḥun ilā rabbika kadḥan fa mulāqīh(i). 

Wahai manusia, sesungguhnya engkau telah bekerja keras menuju (pertemuan dengan) Tuhanmu. 

Maka, engkau pasti menemui-Nya.751)


Catatan Kaki
751) Manusia di dunia ini, baik disadari maupun tidak, sedang dalam perjalanan menuju Tuhannya. Pasti dia akan bertemu dengan Tuhannya untuk menerima balasan atas perbuatannya yang buruk dan yang baik.

7

فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖۙ 

Fa ammā man ūtiya kitābahū biyamīnih(ī).
Adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya,


8

فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَّسِيْرًاۙ 

Fa saufa yuḥāsabu ḥisābay yasīrā(n). 

dia akan dihisab dengan pemeriksaan yang mudah


9

وَّيَنْقَلِبُ اِلٰٓى اَهْلِهٖ مَسْرُوْرًاۗ 

Wa yanqalibu ilā ahlihī masrūrā(n). 

dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.


10

وَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ وَرَاۤءَ ظَهْرِهٖۙ 

Wa ammā man ūtiya kitābahū warā'a ẓahrih(ī). 

Adapun orang yang catatannya diberikan dari belakang punggungnya,

11

فَسَوْفَ يَدْعُوْا ثُبُوْرًاۙ 

Fa saufa yad‘ū ṡubūrā(n). 

dia akan berteriak, “Celakalah aku!”


12

وَّيَصْلٰى سَعِيْرًاۗ 

Wa yaṣlā sa‘īrā(n). 

Dia akan memasuki (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).

13

اِنَّهٗ كَانَ فِيْٓ اَهْلِهٖ مَسْرُوْرًاۗ 

Innahū kāna fī ahlihī masrūrā(n). 

Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir).


14

اِنَّهٗ ظَنَّ اَنْ لَّنْ يَّحُوْرَ ۛ

Innahū ẓanna allay yaḥūr(a). 

Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhannya).


15

بَلٰىۛ اِنَّ رَبَّهٗ كَانَ بِهٖ بَصِيْرًاۗ 

Balā, inna rabbahū kāna bihī baṣīrā(n). 

Tidak demikian. Sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.




Mudah - mudahan artikel ini menambah keIMANAN kita bersama, disajikan dalam seputar AL QUR'AN, AYAT, Tafsir Insyiqaq, Jika Anda ingin membaca artikel lain tersaji dalam ;


Bacalah juga :



Kesimpulan ;

Demikian uraian singkat artikel tentang Tafsir Insyiqaq Ayat 1- 15
Semoga bermamfaat dan menambah wawasan keImanan serta berpikir Cerdas, nantikan informasi Update
by Spiritual Medicine

Blog Post

Related Post

Bacalah float

Bacalah yang menarik

Back to Top

Cari Artikel

Arsip Blog