Senin, 26 Februari 2024

Tafsir Al Lail Ayat 1 - 11

 Tafsir Al Lail (Malam)

 Surah ke-92. 21 ayat. Makkiyyah

 


 

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ 

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 

 

 1

 وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىۙ 

Wal-laili iżā yagsyā. 

Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),

2

 وَالنَّهَارِ اِذَا تَجَلّٰىۙ 

Wan-nahāri iżā tajallā. 

demi siang apabila terang benderang,

3

 وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰىٓ ۙ 

Wa mā khalaqaż-żakara wal-unṡā. 

dan demi penciptaan laki-laki dan perempuan,

4

 اِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتّٰىۗ 

Inna sa‘yakum lasyattā.

 sesungguhnya usahamu benar-benar beraneka ragam

5

 فَاَمَّا مَنْ اَعْطٰى وَاتَّقٰىۙ 

Fa ammā man a‘ṭā wattaqā. 

Siapa yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa


6

 وَصَدَّقَ بِالْحُسْنٰىۙ 

Wa ṣaddaqa bil-ḥusnā. 

serta membenarkan adanya (balasan) yang terbaik (surga),

7

 فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰىۗ 

Fa sanuyassiruhū lil-yusrā. 

Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan).



8

 وَاَمَّا مَنْۢ بَخِلَ وَاسْتَغْنٰىۙ 

Wa ammā man bakhila wastagnā. Adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah)



9

 وَكَذَّبَ بِالْحُسْنٰىۙ 

Wa każżaba bil-ḥusnā. 

serta mendustakan (balasan) yang terbaik,



10

 فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْعُسْرٰىۗ 

Fa sanuyassiruhū lil-‘usrā. 

Kami akan memudahkannya menuju jalan kesengsaraan.



11

 وَمَا يُغْنِيْ عَنْهُ مَالُهٗٓ اِذَا تَرَدّٰىٓۙ 

Wa mā yugnī ‘anhu māluhū iżā taraddā. 

Hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa. 

 


Mudah - mudahan artikel ini menambah keIMANAN kita bersama, disajikan dalam seputar AL QUR'AN, AYAT, Tafsir Al Lail, Jika Anda ingin membaca artikel lain tersaji dalam ;


Bacalah juga :



Kesimpulan ;

Demikian uraian singkat artikel tentang Tafsir Al Lail Ayat 1 - 11
Semoga bermamfaat dan menambah wawasan keImanan serta berpikir Cerdas, nantikan informasi Update
by Spiritual Medicine

Blog Post

Related Post

Bacalah float

Bacalah yang menarik

Back to Top

Cari Artikel

Arsip Blog