menu melayang

Jumat, 23 Juli 2021

sudahkah kamu berIman

 

Semua yang namanya manusia punya iman, benar?

Ah, belum tentu ... kok bisa ya ...

Apakah kamu dikatakan beriman jika;

Cukup melapalkan syahadat tanpa makna ?



Cukup beriman karna sudah tahu rukun Iman?

Cukup beriman karna sering kepengajian ,walau gibah gosif fitnah tetap jalan terus?

Cukup beriman karna bersedekah sekali dalam setahun walau berlimpah harta?

Cukup beriman membiarkan hewan kesayangan nabi berkeliaran tanpa tuannya?

Cobalah jawab dengan hati nuranimu?







JIka semua itu kamu jawab ya artinya kamu belum paham makna Rukun Iman

Apa yang kamu jalani hanya retorika sebagai manusia pohon??

Manusia yang ber Iman sesungguhnya itu seperti Apa?

Jika manusia sudah melapalkan syahadat, maka makna syahadat telah dipahami

sesuai tingkat kajiannya secara syariat, Hakekat, Tarikat, Marifat

Baik kita kaji demi satu ayat dibawah ini;




Allah berfirman kepada malaikat-Nya bermaksud :
"Pergilah kepada hambaKu. Lalu timpalah bermacam-macam ujian kepadanya kerana Aku mahu mendengar suaranya."

Allah telah berfirman: "Apakah manusia mengira bahawa mereka akan dibiarkan mengatakan:
Kami telah beriman, sedang mereka belum diuji?" (QS Al-Ankabut:2-3).
Manusia tidak cukup dengan hanya berkata:
"Kami telah beriman..."
Mereka tidak dibiarkan membuat dakwaan seperti itu hingga terdedah kepada ujian
dan membuktikan kebenaran dakwaan mereka.

Firman Allah SWT bermaksud:
"Dan sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi itu sebagai perhiasan,
agar kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik amal perbuatannya." (QS Al-Kahfi:7-8).
secara terang difirmankan olehNya bermaksud:
"Dan kami akan uji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai
cobaan dan kepada Kamilah kamu akan kembali." (QS al-Anbiya:35).
sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi bermaksud:
"Sesungguhnya bagi setiap umat ada ujian dan ujian bagi umatku ialah harta kekayaan."

dalam firman-Nya bermaksud:
"Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas
ketika menganggap dirinya serba cukup.
Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmu tempat kembali." (QS Al-Alaq:6-8)

Sabda Rasulullah SAW:
"Demi Allah, bukanlah kemiskinan yang aku khawatirkan atas kamu,
akan tetapi aku khuatir sekiranya kemewahan dunia yang kamu dapat
sebagaimana yang telah diberikan kepada orang sebelum kamu,
lalu kamu bergelimang dalam kemewahan itu hingga binasa,
sebagaimana bergelumang dan binasanya umat terdahulu." (HR Bukhari)

Rasulullah SAW dalam sabdanya:
"Sepeninggalanku tiadalah yang ujian yang lebih berbahaya kepada kaum lelaki kecuali godaan kaum wanita." (HR Bukhari)

dalam firman-Nya bermaksud: "Dan antara manusia ada yang berkata:
"Kami beriman kepada Allah." Tetapi apabila mendapat gangguan dan rintangan dalam melaksanakan perintah Allah,
dia menganggap gangguan itu seakan-akan siksaan daripada Allah.
Dan jika datang pertolongan daripada Allah, mereka pasti akan berkata:
"Sesungguhnya kami berserta dengan kamu (kaum mukmin)." Sesungguhnya bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada manusia? Dan sesungguhnya Allah mengetahui orang yang beriman dan benar-benar mengetahui orang yang munafik." (QS Al-Ankabut:10-11).

Rasulullah SAW pernah bersabda:
"Ujian yang tiada henti-hentinya menimpa kaum mukmin baik lelaki atau wanita yang mengenai diri,
harta dan anak-anaknya, tetapi dia bersabar, dia akan menemui Allah dalam keadaan tidak berdosa." (HR At-Tirmidzi)

Jika kamu  muslim coba telaah lebih dalam makna hati dan kalbumu

Sesungguhnya hidup kita adalah untuk menghamba


Makanan dan minum hanya penunjang

Reziki yang didapat hanya sebagai pengantar dalam "Penghantar Hidup ".

Sukses atau bahagia yang kamu dahulukan ...

Mulailah perbanyak Do'a Pagi sampai Petang

Jika kamu ingin bahagia perbaiki Spiritualmu 


فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفاً فِطْرَةَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya :
"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah,
(tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.
Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. 
(Itulah) agama yang lurus,
tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".( Q.s. Ar-Rum:30 ).

Hanya mereka yang terpanggil menjadi pilihan lalu DIA HIJRAH 






Mudah - mudahan artikel ini menambah keIMANAN kita bersama, disajikan dalam seputar Kecerdasan Spiritual, life, Jika Anda ingin membaca artikel lain tersaji dalam ;


Bacalah juga :



Kesimpulan ;

Demikian uraian singkat artikel tentang sudahkah kamu berIman
Semoga bermamfaat dan menambah wawasan keImanan serta berpikir Cerdas, nantikan informasi Update
by Spiritual Medicine

Blog Post

Related Post

Bacalah float

Bacalah yang menarik

Back to Top

Cari Artikel

Label